H.Risdianto Haleng.HB mengunjungi Rumah Sakit

Risdianto Haleng.HB bersama Politisi Nasional Bpk.Akbar Faisal

Ketua DPW Kalsel Bp.Guntur Prawira, Bupati Kotabaru,Pulau Laut H.Irhami Ridjani Rais

Prof. DR. Yoes Herman Dewan Pakar DPP Partai NasDem dan Risdianto Haleng.HB

adi

Ketua Umum Partai NasDem bersama H.Risdianto Haleng.HB

Rabu, 06 Agustus 2014

Curhat Prabowo di Tanggapi Beragam

Curhat Prabowo di Tanggapi Beragam

Komisi Pemilihan Umum mengaku tidak mempersoalkan pernyataan yang disampaikan calon presiden Prabowo Subianto pada sidang perdana gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden 2014 di Mahkamah Konstitusi, Rabu (6/8/2014).
"Saya kira sebagai pemohon, di samping kuasanya sudah bicara, dia pun mau menambah secara langsung, curhat juga boleh, bagus sekali," kata kuasa hukum KPU, Adan Buyung Nasution, seusai sidang.
Adnan enggan berkomentar saat diminta tanggapan atas pernyataan Prabowo tersebut. Adnan mengatakan, secara keseluruhan, KPU mengapresiasi sidang perdana PHPU yang digelar MK.
Sidang berjalan cukup lancar dan tertib. Setiap pihak berupaya keras menghargai jalannya persidangan dan majelis hakim mahkamah.
"Sidang perdananya cukup bagus, ya. Lancar dan tertib, santun sekali. Tidak ada kata-kata kasar, tidak ada tingkah laku berlebihan. Prabowo juga memberikan sambutan pengantar yang bagus," ujar Buyung, pengacara senior dan mantan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden.
Seusai kuasa hukumnya menyampaikan tututan, Ketua MK Hamdan Zoelva mempersilakan Prabowo menambahkan materi gugatan. Mantan Danjen Kopassus itu berharap banyak pada sidang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) . Pasalnya, ia yakin kebenaran akan muncul dalam sidang tersebut.
"Nasib bangsa Indonesia ada di sidang ini. Kita akan hormati dan sepakati kalau prosesnya benar dan jujur," kata Prabowo di gedung MK, Jalan Merdeka, Jakarta Pusat.
Ia mengaku percaya pada majelis hakim akan menegakkan keadilan melalui sidang PHPU tersebut. Dia yakin MK akan tunjukkan kedaulatan rakyat bukan kedaulatan pemilik modal atau bangsa asing. "Karena ada negara asing tertentu yang ingin mencampuri (urusan dalam negeri) kita," ujarnya.
Ketua Dewan Pembina Gerindra itu menuturkan, andai dia dianggap sebagai pemenang Pilpres, pihaknya tidak mau berkuasa di atas kecurangan. Ia mengaku tidak mau menerima mandat atas dari kecurangan yang dilakukan.
"Seluruh bangsa berharap suatu keadilan. Kami percaya yang benar adalah benar dan yang salah adalah salah," kata Prabowo.
Ia kemudian mengeluhkan adanya intervensi negara asing dalam penyelenggaraan Pemilu Presiden 2014. Ia menuding KPU telah melakukan kecurangan secara terstruktur, sistematis, dan masif.
Prabowo pun menyebut Pemilu Presiden 2014 di Indonesia layaknya pemilu di negara totaliter, fasis, dan komunis.
Mantan Danjen Kopassus itu mencontohkan, dia dan Hatta Rajasa tidak mendapat suara sama sekali di ratusan tempat pemungutan suara (TPS) saat pilpres pada 9 Juli lalu. Padahal, dia dan Hatta didukung hingga tujuh parpol.
Prabowo pun menyebut hal seperti itu hanya terjadi di negara totaliter di Korea Utara. Belakangan, ia meralat pernyataannya.
"Saya ralat, di Korea Utara pun tidak terjadi, mereka bikin 99 persen. Di kita (Indonesia) ada yang 100 persen. Ini luar biasa, ini hanya terjadi di negara totaliter, fasis, komunis," kata Prabowo.
Namun pernyataan Prabowo terbukti tak berdasar. Merujuk pemberitaan kantor berita Korea Utara, KCNA, pada Maret 2014, pemimpin negeri itu, Kim Jong Un, memperoleh suara 100 persen dalam pemilihan umum parlemen Korea Utara, semacam pemilihan presiden dalam Sidang Umum MPR RI, zaman Orde Baru, bukan Pilpres langsung.
Kim Jong Un memenangi semua suara di daerah pemilihan yang diwakilinya dalam pemilu yang digelar pada Minggu, 9 Maret.
Kemenangan ini membuat Kim Jong Un resmi bergelar anggota parlemen, sebuah gelar yang menambah deretan gelarnya yang sudah sangat panjang itu.
Mahkamah Konstitusi menyatakan akan kembali menggelar sidang gugatan pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa terkait perselisihan hasil Pemilu Presiden 2014 pada Jumat (8/8).
Keputusan itu dikeluarkan setelah MK selesai menggelar sidang perdana.
Ketua MK Hamdan Zoelva menjelaskan, agenda sidang selanjutnya adalah mendengar jawaban dari Komisi Pemilihan Umum dan Bawaslu sebagai pihak termohon. Selain itu, diberi juga kesempatan kepada pihak Joko Widodo-Jusuf Kalla untuk menjawab substansi permohonan Prabowo-Hatta.
"Sidang ini ditutup dan dilanjutkan pada hari Jumat, 8 Agustus, pukul 09.00. Saat  itu juga, pemohon dapat sampaikan bukti tulisan untuk disahkan," kata Hamdan dalam persidangan di Gedung MK, Jakarta, Rabu.
Agenda sidang perdana adalah mendengarkan pokok permohonan Prabowo-Hatta dan nasihat dari hakim MK. MK memberi waktu 1 x 24 jam kepada kubu Prabowo-Hatta untuk memperbaiki gugatannya.
Jika lewat dari waktu tersebut, MK menyatakan kesempatan memperbaiki gugatan tak digunakan Prabowo-Hatta.

Ini tanggapan curhat prabowo

 "Sebego-begonya gue belajar sejarah, baru kali ini gue tahu ada pemilihan umum demokratis di Korea Utara. *Sementara itu, Roro Jonggrang dibikinin Tangkuban Perahu*" tulis Ninin di status Facebooknya.

"Wah tim Prabowo bilang pemilu kita kaya Korut? Emang di korut ada pemilu? Koq jadi delusional gini ya?" cuit akun @ShafiqPontoh.

"Jika Pak Prabowo katakan Korut lebih baik dari RI, mungkin sudah saatnya ia pindah kesana - pesan saja: ajak Debi Rhoma juga ya pak :)" kicau @danrem di Twitternya.

Demikian juga dengan akun @WJB yang nyinyir: "Jangan2x yg dimaksud prabowo korut itu kroya utara purwokerto. :))"

"Pak Prabowo nggak pernah bersyukur. Membandingkan pilpres kita lebih buruk dr Korut itu sdh keterlaluan @SBYudhoyono @boediono," tulis @chamadhojin.

Sementara situs Channel news asia menulis berita berjudul 'Ex-general says Indonesia 'like N Korea' in election challenge'

"Ex-general Prabowo Subianto angrily compared Indonesia to a "totalitarian country like North Korea" at the start of a legal challenge Wednesday (Aug 6) to the results of the country's presidential election, as hundreds of flag-waving supporters staged a rally. In a fiery speech at the Constitutional Court, Prabowo also lashed out at the "dishonesty and injustice" of the poll in the world's third-biggest democracy, which he lost to Jakarta governor Joko Widodo."

Selasa, 17 Juni 2014

Perbedaan Kampanye Hitam dan Kampanye Negatif


Direktur Eksekutif Indikator Politik, Burhanuddin Muhtadi menilai kampanye negatif yang dilakukan tim sukses pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) di masa kampanye pemilu merupakan hal yang lumrah dan wajar. Namun, yang tidak boleh dilakukan adalah kampanye jahat, kampanye hitam atau black campaign. Pasalnya, kampanye jahat disebarluaskan ke masyarakat tanpa disertai dengan data, fakta, dan argumen pendukung yang jelas.

“Kampanye negatif itu ada basis data yang dihadirkan, tapi dalam kampanye hitam tidak ada datanya, tidak ada faktanya, tidak ada argumennya,” kata Burhanuddin dalam diskusi media bertajuk Efek Kampanye Negatif Dalam Pilpres 2014 yang diselenggarakan Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jakarta, Minggu (15/6).

Ia mencontohkan perbedaan antara kampanye negatif dan kampanye hitam. Bergulirnya isu soal pelanggaran HAM yang diduga melibatkan salah satu kandidat pasangan capres  adalah contoh bentuk kampanye negatif. Namun, isu yang digulirkan terkait SARA, seperti penyebutan Jokowi bukan muslim adalah bentuk kampanye hitam yang dilakukan lawan-lawan politiknya. Kasus terbaru yang ramai dibicarakan adalah beredarnya Tabloid Obor Rakyat yang menyebut Jokowi non-muslim.

Burhanuddin menambahkan, lembaga survei yang dipimpinnya telah melakukan penelitian terkait dampak adanya kampanye hitam terhadap pasangan capres-cawapres menjelang Pilpres 2014. Hasilnya, kampanye hitam berhasil menurunkan elektabilitas pasangan Jokowi-JK dan menaikkan elektabilitas pasangan Prabowo-Hatta.

Kampanye hitam, lanjut Burhanuddin, biasanya dijalankan oleh tim-tim siluman,  relawan, ataupun pendukung yang tidak terdaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU). Namun demikian, katanya, tim siluman itu memiliki hubungan dengan tim resmi pasangan calon.

“Jadi, ada tim siluman yang tugasnya melakukan itu. Saya kira, tim siluman itu tidak terdaftar di KPU, karena dia melakukan pekerjaan-pekerjaan kotor itu,” tandasnya.

Selasa, 27 Mei 2014

Kampanye Politik sebuah Upaya Mempengaruhi Proses Pengambilan Keputusan Para Pemilih


Menjelang Pilpres yang paling menonjol di setiap pemberitaan media adalah soal Kampanye Hitam (Black Campaign). Betul adanya, di setiap Pilpres atau Pilkada tidak terlepas dari yang namanya Kampanye Politik yang mengarah ke Kampanye Hitam atau Kampanye Ilegal.
Kampanye politik sendiri adalah sebuah upaya yang terorganisir untuk memengaruhi proses pengambilan keputusan para pemilih. Nah, seperti apa organisasi kampanye politik yg sering dilakukan para kandidat Pilpres maupun Pilkada?

Pesan Kampanye

Pesan dari kampanye adalah penonjolan ide bahwa sang kandidat atau calon ingin berbagi dengan pemilih. Pesan sering terdiri dari beberapa poin berbicara tentang isu-isu kebijakan. Poin2 ini akan dirangkum dari ide utama dari kampanye dan sering diulang untuk menciptakan kesan abadi kepada pemilih. Dalam banyak pemilihan, para kandidat partai politik akan selalu mencoba untuk membuat para kandidat atau calon lain menjadi "tanpa pesan" berkaitan dengan kebijakannya atau berusaha untuk pengalihan pada pembicaraan yang tidak berkaitan dengan poin kebijakan atau program. Sebagian besar strategis kampanye menjatuhkan kandidat atau calon lain yang lebih memilih untuk menyimpan pesan secara luas dalam rangka untuk menarik pemilih yang paling potensial. Sebuah pesan yang terlalu sempit akan dapat mengasingkan para kandidat atau calon dengan para pemilihnya atau dengan memperlambat dengan penjelasan rinci programnya. Misalnya, dalam Pemilu 2008 dari pihak John McCain awalnya mempergunakan pesan yang berfokus pada patriotisme dan pengalaman politik; pesan itu kemudian ditangkap dan diubah menjadi perhatian beralih ke peran sebagai "maverick" di dalam pendirian politiknya sedangkan Barack Obama tetap pada konsistensi, pesan yang sederhana yang "mengubah" seluruh kampanye itu.
Dalam tekhnik kampanye politik kemenangan kandidat atau calon yang dilakukan di dalam jajak pendapatkan hanya dipergunakan sebagai agenda politik di kantor staf pemenangan kandidat atau calon .

Kampanye hitam (Black campaign)

Penggunaan metode rayuan yang merusak, sindiran atau rumors yang tersebar mengenai sasaran kepada para kandidat atau calon kepada masyarakat agar menimbulkan presepsi yang dianggap tidak etis terutama dalam hal kebijakan publik. komunikasi ini diusahakan agar menimbulkan fenomena sikap resistensi dari para pemilih, kampanye hitam umumnya dapat dilakukan oleh kandidat atau calon bahkan pihak lain secara efisien karena kekurangan sumber daya yang kuat untuk menyerang salah satu kandidat atau calon lain dengan bermain pada permainan emosi para pemilih agar pada akhirnya dapat meninggalkan kandidat atau calon pilihannya.

Kampanye ilegal

Penggunaan peraga kampanye yang tidak sah atau bukan berasal dari kebijakan atau termasuk dalam bagian material dari kampanye peserta pemilu yaitu pihak para kandidat sebagai peserta pemilu maka dengan demikian kampanye yang ilegal merupakan sebuah kampanye yang melanggar ketentuan hukum.

Organisasi

Dalam kampanye politik yang modern, organisasi kampanye (atau 'mesin') akan memiliki struktur yang jelas personel dengan cara yang sama sebagai ukuran bisnis seperti

Manajer Kampanye

 Berhasil sebuah kampanye biasanya memerlukan managerial kampanye yaitu seorang Manager Kampanye untuk mengkoordinasi operasional kampanye. Selain dari kandidat atau calon, mereka paling sering terlihat berkampanye, Manager kampanye pada kandidat atau calon yang bersangkutan dapat melaksanakan dengan strategi dan melakukan pengaturan , terutama jika para pembuat strategis kampanye biasanya berada di kantor konsultan politik seperti pollster dan media konsultan.

Konsultan Politik 
Memberikan nasihat oleh Konsultan Kampanye Kolitik di hampir semua kegiatan mereka, dari penelitian untuk bidang strategi. Konsultan melakukan penelitian kandidat atau calon, pemilih penelitian, dan riset oposisi bagi klien mereka.

Aktivis
Aktivis adalah 'prajurit kaki' yang setia kepada ideologi bekerja dengan membawa orang-orang yang akan memilih kandidat atau calon termasuk melakukan kampanye 'door to door' mengambil bagian dalam kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan kampanye kandidat atau calon (RH Center)

Sabtu, 12 April 2014

MENYIKAPI HASIL PEMILU 9 APRIL 2014


Manyikapi Hasil Pemilu 9 April 2014

SAHABAT RH

Hidup ini tak selamanya mulus, tak selamanya seperti yang kita inginkan, tak selamanya berjalan sesuai rencana.....
ada kemenangan ada kekalahan seperti pemilu 9 April 2014 kemarin.
Kita bisa bahagia karena kita menang, tetapi merasa bersedih karena sebaliknya karena kalah..................
Disaat kita menang, janganlah kita merasa hebat dan merendahkan serta memandang sebelah mata orang yang kalah. Bisa jadi kemenangan itu menjadikanmu manusia yang angkuh dan lupa diri…
Sikapilah kemenangan dengan bijak, meski bahagia, tetap ingat tetap rendah hati… jangan karena menang merasa angkuh… dan lupa bahwa kemenangan itu keterlibatan masyarakat banyak yang menaruh harapan yang terbaik untuk bangsa ini………

SAHABAT RH
Bagaimana dengan yang kalah.. tidak usah bersedih, jangan merasa rendah diri, dan merasa bahwa kekalahan ini adalah aib, merasa minder, merasa tidak punya harga diri, atau kita menuding orang lain penyebab kekalahan kita…
ingatlah bahwa kekalahan itu tidak selalu negatif,,
Kekalahan atau kegagalan tidak selalu berarti negatif. Kita memang tidak menyukai kekalahan, tetapi boleh jadi kekalahan itu kelak justru membawa kebaikan buat kita. Dan, kita mungkin sangat menyukai kemenangan, kesuksesan, dan kekayaan, tetapi bisa jadi kemenangan itu justru berakibat buruk bagi kita di kemudian hari.
Kepada Allah jualah hendaknya semua itu kita kembalikan.
“Sesungguhnya Allah itu maha mengetahui apa yang terbaik untuk Umatnnya…”  Kita bersikap  sewajarnya, mengambil hikmah dari semua yang terjadi terhadap diri kita…
Kutipan Alkitab diatas menggambarkan bahwa kegagalan adalah hal biasa dalam berpolitk atau berbisnis sekalipun. Kita harus bisa menyikapinya secara arif. Apakah kita merasa bahwa kekalahan itu membuat menggigil ketakutan?. Kalau hal itu terjadi, berarti kita belum siap menjadi seorang politikus sejati. Kekalahan adalah bagian dari kesuksesan.
Anda tentu masih ingat, keberhasilan seorang Thomas Alpha Edison adalah berkat kegigihannya dalam melakukan usaha. Dia tak pernah berhenti walaupun ribuan kali mengalami kegagalan. Baginya kegagalan itu ibarat obat bagi orang yang sakit, jadi harus ditelan dan jangan dimuntahkan.
Suatu hari salah seorang wartawan muda mewawancarai Edison, “Mr. Edison, bagaimana caranya Anda bisa menemukan bola lampu padahal sudah gagal 5000 kali ?”
“Anak muda, saya tidak gagal 5000 kali, melainkan saya menemukan 5000 cara yang tidak berhasil sehingga saya tidak usah mengulanginya lagi,” jawab Tomas A. Edison dengan bijak.
Inilah makna terpenting dari kegagala, suatu pengalaman belajar. Kalau kita berusaha tetapi mengalami kegagalan seperti contoh kasus pak Tomas tadi, jangan cepat putus asa, coba lagi dan coba lagi.
Banyak orang yang tidak berani berspekulasi dengan mengambil risiko karena takut gagal. Padahal kita semua tahu, hidup ini pun sebetulnya mengandung resiko, yaitu resiko gagal dan berhasil. Betapapun kaya dan berkuasanya seseorang, tanpa melakukan tindakan apapun sebetulnya semua hidupnya penuh dengan resiko, yaitu gagal atau berhasil.
Misalnya saja orang yang kaya dan berkuasa, bisa saja mati hanya gara-gara tertusuk tulang ikan ketika makan, atau tiba-tiba rumahnya terbakar karena kompornya meledak sehingga semua hartanya ludes terbakar. Bisa juga semua hartanya hancur dan nyawanya pun ikut melayang terkena musibah tsunami seperti yang terjadi di Aceh beberapa tahun yang lalu.

SAHABAT RH
Keberhasilan lain di bidang politik adalah Boleh jadi Abraham Lincoln satu-satunya manusia di muka bumi ini, yang berkali-kali menyandang status sebagai pecundang tapi kemudian membalikkan semua itu, dan lalu menjadi pemenang. Berapa kali sih dia gagal? Sekali, dua kali atau sepuluh kali? Berapapun dia pernah mengalami kegagalan, yang pasti dia tidak pernah berhenti mencoba
Akhirnya ia sukses menjadi presiden Amerika Serikat dari partai Republik dengan Menjadi Presiden Amerika Serikat ke 16

SAHABAT RH
Bagaimana menyikapi kegagalan?
Tidak salah, jika kita melakukan sesuatu selalu mengandung resiko kegagalan itu selalu ada. Tapi jangan lupa, resiko keberhasilan juga terbuka lebar. Kesempatan sukses dan gagal itu sebenarnya sama, yaitu fifty-fifty. Coba ingat ketika anda masih kecil, untuk bisa berjalan, anda harus mengalami berapa kali kegagalan. Anda terjatuh lalu bangun lagi. Anda jatuh lagi, bahkan kaki anda mungkin saja berdarah sehingga anda menangis histeris. Tapi anda waktu itu tetap saja ingin mencoba untuk berjalan. Apa yang terjadi kemudian ? Ternyata hasilnya anda menjadi orang yang sukses karena bisa berjalan, setelah mengalami jatuh puluhan kali. Coba anda bayangkan seandainya anda tidak pernah mau mencoba berjalan lagi ketika anda pertama kali terjatuh, mungkin saat ini kaki anda lumpuh dan anda duduk di kursi roda.
Jatuh dan gagal merupakan bumbu penyedap perjalanan hidup kita, ini juga latihan agar kita bisa bertumbuh dan menjadi kuat. Orang mungkin akan memperingatkan kita, padahal mereka sendiri belum pernah mencobanya. Kalau kita gagal, setidaknya kita lebih baik karena sudah mencobanya. Orang-orang yang kita kenal sebagai politikus sukses umumnya adalah orang-orang yang lebih banyak gagal dari siapapun. Bedanya, mereka tidak membiarkan kegagalan itu terus terjadi. Mereka berusaha untuk bangkit dan mencoba lagi sampai kegagalan itu tidak terjadi lagi dan orang menyebutnya sukses !.

SAHABAT RH
Nah, sekarang terserah..! Kita Mau menyerah pada nasib dengan bersikap pasrah saja atas kegagalan yang di alami atau Kita mau terus mencoba melakukan perubahan ? Ingat kata pepatah “kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda”
Semoga kesuksesan selalu bersama kita.


Senin, 10 Maret 2014

Geliat Restorasi Partai Nasdem

Ulasan tentang partai ini diterbitkan Kompas, 13 Januari 2014. Selamat memilih. 


Meskipun Pemilihan Umum 2014 merupakan ajang kontestasi politik nasional pertama bagi Partai Nasdem, kiprahnya telah mencuri perhatian publik. Perolehan suara Partai Nasdem diprediksi bisa mengungguli partai papan tengah lain yang telah berkiprah jauh lebih dahulu.
Sebagai partai baru, Nasdem yang dideklarasikan pada 1 Februari 2011 cukup menjadi magnet bagi publik. Proporsi pemilih yang diperkirakan akan mencoblos Nasdem terus meningkat. Hasil survei setahun lalu menunjukkan elektabilitas Partai Nasdem masih di bawah 4 persen. Namun, survei Desember 2013, angkanya meningkat hingga 6,9 persen.
Proporsi itu mengungguli partai papan tengah lain yang beberapa kali mengikuti pemilu. Nasdem menjadi partai nasionalis di jajaran tengah yang perolehan suaranya akan melampaui partai-partai berbasis agama. Partai Keadilan Sejahtera (PKS), misalnya, pada Pemilu 2009 menduduki posisi empat besar nasional dalam jumlah suara dan unggul sebagai parpol papan tengah. Namun, hasil survei ini memperkirakan perolehan suara Nasdem akan mengungguli PKS. Demikian pula halnya dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Dua faktor yang diduga cukup memengaruhi peningkatan suara Partai Nasdem adalah penetrasi media massa dan sosok Surya Paloh. Kedua faktor itu saling berkelindan. Kepemilikan salah satu stasiun televisi dan surat kabar nasional oleh Surya Paloh sangat menentukan penyebaran informasi yang cepat kepada publik tentang Nasdem. Hasil survei mengungkapkan, di antara partai politik papan tengah, pemberitaan tentang Nasdem di media massa termasuk yang paling sering diikuti responden.
Faktor kedua adalah popularitas Surya Paloh, sang pendiri. Tiga perempat responden menyatakan mengenal Surya Paloh yang pernah menjadi kader Golkar dan politisi Senayan. Enam dari sepuluh responden bahkan tak hanya mengenal, tetapi juga mengakui kualitas kepemimpinan Surya Paloh.
Dinamika internal
Mengusung gagasan Restorasi Indonesia, embrio pembentukan Partai Nasdem disemai melalui pendirian ormas bernama sama pada 1 Februari 2010. Tak kurang dari Sultan Hamengkubuwono X, Siswono Yudo Husodo, dan Syamsul Maarif tercatat pernah bergabung di ormas Nasdem. Ormas ini berhasil menarik perhatian kalangan muda, para aktivis mahasiswa dan lembaga swadaya masyarakat yang menginginkan perubahan.
Dalam waktu tak terlalu lama, ormas Nasdem memiliki kaki di daerah-daerah. Tepat setahun setelah pendirian ormas Nasdem, partai politik Nasdem dideklarasikan di Jakarta. Meski sebagian anggota ormas keluar dari keanggotaan, belasan anggota baru, baik yang berasal dari partai politik lain maupun nonparpol, masuk Nasdem.
Sebaliknya, partai baru ini pun mencatat dinamika internal partai ketika sejumlah anggota keluar dari Nasdem dan pindah ke partai lain. Perpindahan yang paling menyita perhatian publik adalah keluarnya Hary Tanoesoedibjo yang kemudian bergabung dengan Partai Hanura. Peristiwa ini disebut Willy Aditya, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Nasdem, ”Cukup memengaruhi sumber dana Nasdem.” Namun, geliat Nasdem bergeming. Saat verifikasi parpol peserta Pemilu 2014, Nasdem menjadi satu-satunya parpol baru yang lolos verifikasi administrasi oleh KPU.
Salah satu peluang yang dimiliki partai ini untuk merebut suara pada Pemilu 2014 adalah sebagai partai baru, kader-kadernya relatif belum terjamah kasus korupsi karena belum ikut serta dalam pemerintahan. Hal ini di satu sisi bisa memudahkan Nasdem meningkatkan popularitas dan elektabilitas. Di sisi lain, sebagai partai baru, mesin politik belum teruji meskipun Nasdem ditopang struktur organisasi yang lengkap di 33 provinsi dan enam organisasi sayap partai.
Andalan utama Nasdem adalah pengalaman para kadernya yang pernah ditempa di parpol lain, terutama Golkar. Seperti halnya Partai Demokrat, Gerindra, Hanura, serta Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Partai Nasdem didirikan para mantan kader Golkar. Nasdem merupakan partai baru yang termasuk mutakhir dalam berpolitik dibandingkan dengan partai pecahan Golkar lainnya. Pemilu 2014, selain merupakan momen kontestasi politik pertama Nasdem, juga akan menjadi ajang pembuktian ketangguhan partai pecahan untuk merebut suara.
Perubahan
Gerakan perubahan menjadi kata kunci Nasdem yang ditawarkan kepada publik. Perubahan sebagai respons atas krisis multidimensi yang sedang melingkupi negeri ini. Untuk mewujudkan ide itu, Willy Aditya menyatakan, ”Nasdem menargetkan kalangan menengah perkotaan yang terdidik sebagai pemilih. Karena merekalah yang paling responsif terhadap perubahan.”
Terkait siapa pemilih Nasdem, hasil survei menunjukkan prediksi beragam. Berdasarkan data psikografis hasil survei, partai ini terutama menarik perhatian pemilih laki-laki yang berada pada rentang usia paling produktif, 31-50 tahun. Berbeda dengan target pemilih yang diinginkan Nasdem, hasil survei menunjukkan partai ini terutama akan dipilih mereka yang sebagian besar berdomisili di pedesaan Jawa dengan asal-usul etnis non-Jawa. Kali ini sumbangan pemilihnya dari seputaran wilayah Jawa lebih menonjol ketimbang dari luar Jawa.
Walaupun demikian, para pemilih tersebut tak terlalu asing dengan ide perubahan. Menilik cara pandang pemilih, kecenderungan pemilih Nasdem adalah mereka yang memiliki idealisasi pada pemimpin demokratis. Mereka gandrung pada pemimpin yang mengedepankan penegakan hukum tanpa tebang pilih. Mereka tertarik pada pemimpin yang mau terjun langsung meninjau kondisi rakyat dan tak alergi pada kritik.
Para pemilih ini juga memiliki pendirian cukup loyal (55,9 persen). Dengan komposisi pemilih demikian dan status partai baru yang bertumpu pada sosok Surya Paloh, restorasi Nasdem berpeluang terus menggeliat dan memberi warna pada ajang kontestasi 2014. (BI PURWANTARI/LITBANG KOMPAS)

Jumat, 28 Februari 2014

Perjalanan Akbar Faisal ke Pulau laut, Kotabaru


Perjalanan Akbar Faisal ke Pulau laut, Kotabaru


RHCenter 25/2/2014. Tanah Bumbu, Bagi seorang Akbar Faisal waktu adalah sangat berharga, oleh karena itu perjalanan ke Pulau Laut kotabaru terpaksa naik Helikopter karena perjalanan ke Tanjung Seloka, Pulau Laut Selatan menghadiri acara pesta adat Mallasuang Manu jam 11 pagi, kemudian menghadiri acara Pertemuan Akbar Keluarga Besar HS.Dg.Mappuji dan Risdianto Haleng.HB di Kotabaru jam 2 siang di hari yang sama tidak bisa ditempuh dengan perjalanan darat.
Setelah pertemuan  Akbar tersebut Bp.Akbar Faisal hendak melanjutkan perjalanan ke Makassar dari Kotabaru via Lion Air karena jam 7 malam ada pertemuan dengan Kepala BIN (Badan Intelejen Negara). tetapi apa hendak di raih "Manusia punya rencana tetapi Tuhan berkehendak Lain" pesawat Lion Air yang ingin di tumpangi Bp.Akbar ke Makassar di batalkan karena cuaca buruk.
Rasa khawatir kami terhadap Bp.Akbar akan kecewa dan Marah, ini manusiawi pasti kecewa dengan pembatalan tersebut tetapi kami perhatikan tidak tampak sedikitpun kekecewaan yang berlebihan apakagi marah akibat penundaan, yang ada memanggil  kepala cabang Lion Air Kotabaru sambil menanyakan duduk permasalahan penundaan sambil bergurau kemudian menanyakan "apa hak penumpang akibat penundaan?". 
Seorang Akbar Faisal yang notabene dikenal orang yang sangat vokal di jajaran anggota DPR RI hal tersbut bertanya dengan kritis tetapi menerima semua alasan yang logis tanpa sedikitpun rasa emosi.
Kalau seorang Sosok Akbar Faisal yang mempunyai Power bisa mengendalikan emosi, bagaiman  kami dimana sekarang ini baru meniti karier menjadi caleg. Kejadian ini mengingatkan kami dengan salah satu kata bijak :"Emosi tidak akan membimbingmu pada suatu pemikiran atau tindakan positif. oleh sebab itu tenangkan dirimu".

Karena pembatalan oleh pihak Lion Air, Bp.Akbar Faisal harus bermalam di Kotabaru, hikmahnya apa?, pertemuan kami dengan Pa.Akbar Faisal menjadi panjang, bercerita, canda gurau hingga larut malam. ada 3 Poin penting kami dapatkan yaitu kata bijak seperti ini :

 "Ketika seseorang cukup kuat tuk buatmu terjatuh, kamu harus tunjukkan padanya bahwa kamu juga cukup kuat tuk bangkit berdiri".

"Jangan membenci mereka yang membencimu, karena itu sama saja membuat dirimu tak berbeda dengan mereka".

"Jangan iri atas apa yg orang lain miliki. Drpd melihat berapa banyak berkah mereka, lebih baik melihat berkah milikmu sendiri".
  
Wow......(har)

Pertemuan Akbar Keluarga Besar H.S. Dg.Mappuji dan Risdianto Haleng

Pertemuan Akbar Keluarga Besar H.S. Dg.Mappuji dan Risdianto Haleng.HB


RHCenter 25/2/2014. Kotabaru, Tepat pukul 13 siang di Geudung Mahligai Pemuda yang dipadati keluarga besar H.S.Dg.Mappuji dan Risdianto Haleng.HB.  Selain Keluarga besar juga tampak tokoh adat, Ketua KKSS, tokoh agama dalam hal ini Ketua MUI Kotabaru dan yang paling spesial pada pertemuan  akbar kali ini adalah hadirnya Bp.Akbar Fisal, tokoh masyarakat Sulsel yang juga di kenal masyarakat luas salah satu penggagas hak angket kasus Bank Century yang menghebohkan karena melibatkan petinggi negara.
Yang lebih menarik lagi tampilnya Bp.Akbar Faisal berpidato dengan bahasa Bugis yang fasih menceritakan kekagumannya terhadap Kotabaru, yang sejujurnya sudah lama menginginkan datang ke Kotabaru karena ia tau penduduknya mayoritas berasal dari Sulsel dan tak kala serunya saat menceritakan  pengalaman dan suka duka selama menjadi anggota DPR-RI  yang terkadang jiwanya terancam karena terlalu vokal.  Hal lain Bp.Akbar juga menjanjikan akan membimbing Risdianto Haleng. HB di senayan  Insya Allah setelah keduanya terpilih, karena Partai NasDem memerlukan orang muda yang berani dan jujur untuk membela kepentingan masyarakat atau dengan konsekuensi pemecatan apabila tidak memihak kemasyarakat banyak yang hanya mementingkan kepentingan pribadi seperti melakukan korupsi. Sekali lagi Bp.Akbar menegaskan, sikap anti korupsi Partai NasDem "Tidak Mengambil yang Bukan Hak" 
Sepanjang Pidato Pa.Akbar di panggung suasana selalu menjadi "heroik" tepuk tangan terus menerus disertai pekikan suara hingga selesai bercerita.  .(Har)




Tampak Risdianto Haleng dengan Bp.Akbar Faisal sedang menikmati atraksi tarian Bugis asuhan Ibu.Hj.Atik










Tampak Bp.Akbar Faisal sedang berpidato menceritakan pengalaman selam menjadi anggota DPR RI, sekaligus memberikan penguatan kepada Risdianto Haleng.HB yang kebetulan satu perahu di Partai NasDem dalam rangka mencalonkan diri menjadi Anggota DPR RI








Tampak Bp.Akbar Faisal ber Foto bersama Risdianto Haleng.HB, HS.Dg.Mappuji, Ketua KKSS dan Ketua MUI Kotabaru










Kamis, 27 Februari 2014

Akbar Faisal dengan Risdianto Haleng Melepas Ayam di Kotabaru

Akbar Faisal dengan Risdianto Haleng.HB Melepas Ayam di Kotabaru

RHCenter 25/2/2014. Menghidupkan kembali tradisi adat Mallasuang Manu, Lebih tiga ribu orang memadati Lapangan Sepak Bola Tanjung Seloka Pulau Laut Selatan Kotabaru. Tanggal 25/2/2014, Antusiasme masyarakat terlihat berdatangan sejak pukul 8 pagi dari pelosok desa di Pulau laut bahkan ada yang sengaja datang dari Kotabaru dan Tanah Bumbu untuk menyaksikan acara tersebut. Tepat jam 11 pagi prosesi acara Hajatan Pesta Adat Mallasuang Manu dimulai hingga acara inti selesai sekitar pukul 13 siang.
Penyelenggara Risdianto Haleng HB, Putera Daerah Asli kelahiran Desa Sungai Bahim KecamatanPulau laut selatan,  yang saat ini sebagai Caleg DPR-RI Dapil Kalsel II dari Partai Nasdem No. Urut 4. Yang membuat masyarakat antusias menghadiri acara tersebut adalah di hadirkannya  tokoh Nasional Akbar Faisal yang berasal dari Sulawesi Selatan yang juga Penggagas Hak Angket Kasus Bank Century. Antusiasme masyarakat selain menyaksikan Acara adat Mallasuang Manu juga ingin melihat langsung sosok yang berbicara apa adanya, yang selama ini hanya bisa di lihat di layar kaca. Tampak hadir pula di deretan kursi undangan para pejabat setempat, tetua adat beserta beberapa Caleg dari Partai Nasdem baik di DPRD Propinsi dan DPRD Kabupaten.
Risdianto Haleng HB dalam sambutannya, sekaligus penggagas penyelenggara acara tersebut, yang didampingi Ibunda tercinta Hj.Hafifah Haleng, mengatakan, “Acara ini digelar bukan dalam rangka kampanye politik. Acara ini sudah ingin saya lakukan sejak 4 bulan yang lalu. Namun karena saya sangat mendambakan kehadiran tokoh nasional Abang Akbar Faisal dalam mallassuang manu ini, maka acara baru bisa dilaksanakan saat ini”. Risdiantojuga mengatakan bahwa tujuan dasar dari mallassuang manu adalah mempererat tali silaturahmi untuk memperkokoh tali persatuan antar adat khususnya di Kabupaten Kotabaru.
Kepada masyarakat Risdianto Haleng berpesan, bahwa salah satu motivasi dia untuk bergabung dengan Partai NasDem adalah, bahwa partai ini sangat terbuka dengan perubahan tetapi juga sangat memperhatikan adat kebudayaan tradisi lokal. Sebab hal ini merupakan akar budaya bangsa yang berfungsi sebagai filter atau penangkal pengaruh negatif bangsa lain yang menempel pada setiap perubahan zaman.“Dengan bernaung di Partai Nasdem saya berharap dapat membawa perubahan positif untuk masyarakat, tanpa harus merusak adat dan tradisi lokal yang sudah dibangun oleh nenek moyang kita.” 
Dalam kesempatan lain Risdianto Haleng HB juga mengisahkan, “Jaman dulu mallassuang manu adalah acara adat melempar ayam ke pantai sekitar daerah Tanjung Keramat. Sebagai tanda berhajat dan bersyukur para nelayan Mandar, atas karunia Tuhan berupa hasil laut yang melimpah”.Menurut Risdianto semasa kecil, mallassuang manu mulai dilaksanakan di Kotabaru oleh para tetua dan tokoh adat Bugis Mandar untuk mengenang kampung halaman mereka di Sulawesi. Dalam perkembangannya mallassuang manu pernah diangkat oleh Dinas Pariwisata sebaga agenda promosi wisata Kabupaten Kota Baru sebagai icon kunjungan wisata disuatu tempat bernama pulau Cinta.
Sementara itu Tokoh Nasional penggagas Hak Angket DPR pada kasus Bank Century, Akbar Faisal, dalam sambutannya mengatakan bahwa persatuan adalah kekuatan dasar menyongsong era perubahan. Kebudayaan daerah asli termasuk mallassuang manu adalah elemen pemersatu bangsa yang sangat penting. Untuk itu perlu terus dipupuk dan dikembangkan. 
Saat pembacaan sejarah kedatangan orang Bugis Mandar ke daerah Pulau Laut Kalimantan Selatan, tampak mata Akbar Faisal berkaca-kaca tidak bisa menahan haru. Dia lantas mengatakan, bahwa kebrutalan peristiwa DI/TII tahun 1953 dilita (tanah) Mandar Sulawesi Selatan telah mencerai beraikan masyarakat Mandar, termasuk kerabat Akbar Faisal sendiri, yang sampai sekarang belum bisa dia temui. “Semoga peristiwa tersebut tidak pernah terulang lagi di Indonesia”, lanjut Akbar Faisal.
Akbar sangat menyambut baik dan mendukung acara ini. Menurut dia jarang putera daerah yang peduli dengan kebudayaan dan tradisi dari suku aslinya setelah mereka sukses di rantau orang.Akhirnya kebudayaan dan tradisi asli tersebut lama kelamaan punah. Akibatnya  pemersatu bangsa akan melemah dan bangsa kita akan mudah dihancurkan oleh negara lain.
       Disela-sela meriahnya acara, beberapa tokoh adat dan masyarakat yang dihubungi sangat menghargai dan berterimakasih atas gagasan dan penyelenggaraan mallassuang manu yang baru pertamakali dilaksanakan di Tanjung Seloka ini. Menurutnya, dengan mengikuti acara ini mereka merasa kembali ke kampung halaman di Bugis Mandar Sulawesi Selatan.
Dalam acara ini mereka bisa bertemu kerabat, famili, saudara yang selama ini jarang bertemu.  Darmawan, S.PI salah satu tokoh adat yang juga Caleg DPRD Propinsi Kalsel Dapil VI dari Partai Nasdem Nomor urut 5, mengatakan, “Disini juga mereka bisa bertukar informasi tentang silsilah keluarga mereka masing-masing, dan tak jarang ternyata diantara mereka berada dalam silsilah yang sama, artinya mereka bersaudara. Hal inilah sesungguhnya ‘roh’ daripada fungsi kebudayaan dan tradisi dari suku asli sebagai alat pemersatu bangsa”.
Turut memeriahkan acara tersebut  atraksi pencaksilat khas Mandar.  Tari-tarian daerah dan pembacaan sejarah kedatangan orang mandar dan bugis dari sulawesi ke Pulau Laut Kotabaru Kalimantan Selatan. (jy)